Mencicipi Pempek 123, Pempek Terkenal dari Lampung

Lampung adalah daerah multikultural, budayanya berasal dari berbagai daerah di nusantara. Jadi saat Anda bepergian ke Lampung, Anda bisa menikmati keragaman yang ada di Lampung. Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi ini memiliki beberapa tempat wisata kuliner yang menarik, unik dan lezat. Pada artikel ini saya akan berbicara tentang Pempek 123, dengan ulasan kuliner dan fasilitasnya.

Pempek sebenarnya identik dengan Palembang, tetapi rupanya di Lampung ada juga toko pempek ikonik bernama Pempek 123. Toko pempek ini memang salah satu yang paling terkenal di Bandar Lampung, dan bahkan telah menjadi salah satu tempat favorit untuk wisatawan yang mencari yang baik. makanan atau oleh-oleh. Pempek 123 pada dasarnya mirip dengan pempek Palembang pada umumnya, tetapi ada sesuatu yang berbeda yang membuat daya tariknya berbeda dari Pempek pada umumnya.

Komentar dan atraksi

Bagi Anda yang suka keahlian memasak, Anda harus terbiasa dengan Pempek. Tapi, Pempek 123 berbeda dengan Pempek pada umumnya. Untuk mengetahui bagaimana perasaan Pempek 123, saya pergi ke Pempek 123 untuk mengundang seorang teman untuk pertama kalinya mencoba Pempek 123. Pada hari Rabu 13 Juni 2019 saya mengunjungi Pempek 123, ini bukan pertama kalinya saya mencoba, tetapi untuk saya Teman Yosep, ini pertama kali.

Setelah parkir, kami mencari meja makan dan memesan pempek. Kami memesan paket campuran pempek yang berisi 10 pempek kecil, kemudian kami memesan kapal selam pempek. Menu Pempek di sini cukup sedikit, mulai dari keberadaan pempek, lemper pempek kecil, kapal selam kecil, lenjer besar, kapal selam besar, dan martabak telur dengan pempek. Selain menu Pempek, ada juga minuman. Minuman paling khas adalah es kacang merah.

Setelah menunggu sekitar 15 menit, pempek yang kami pesan tiba! Bau makarel sangat lezat sehingga aromanya tidak mencurigakan, tetapi sangat kuat. Saya hanya melihat dan menghirup aroma yang tidak sabar untuk saya coba! Pertama, cara makan pempek di Palembang atau Lampung berbeda dari pulau Jawa. Di sini, biasanya, saus pempek atau cuko dituangkan ke dalam piring kecil dan kemudian dihirup selagi kita makan pempek. Itu juga bentuk yang unik. Nah, saus di sini terbagi menjadi beberapa jenis, yaitu cuko pedas dan tidak pedas.

Saya mulai menuangkan saus ke piring kecil, lalu mengambil stok pempek. Gigitan pertama, rasa ikan yang lezat dan campuran yang tepat benar-benar terasa enak. Berbeda dengan pempek yang biasa saya makan, pempek ini sangat dominan, ikan, tepung dan adonan hanya menjadi pelengkap. Jadi rasanya sangat enak! Tebal dan terasa sangat pedas. Teman saya berkomentar, “Ternyata apa yang kita makan bukan pempek! Ini adalah nama baru Pempek!”

Itu benar, rasa otentik dan khas ada di mana-mana, kecuali di sini!

Untuk harga, itu sedikit lebih mahal dibandingkan dengan pempek-pempek biasa. Pempek kecil, seperti puding, telur kecil, dan irisan daging adalah Rp. 6.000 per potong. Untuk kapal selam pempek seharga Rp. 22.000 per potong. Untuk paket kecil 10 pempek saya minta, seharga Rp. 60.000. Jadi kita juga bisa membeli paket bungkus pempek seharga Rp. 100.000 – Rp. 400.000, paket ini telah diatur untuk menjadi kenang-kenangan. Kemasan tersebut kemudian disedot segera, kemudian dibungkus lagi dalam kotak kardus. Cocok untuk pilihan oleh-oleh.

Tapi, ada satu hal yang perlu diperhatikan di toko pempek ini, yaitu tempat makan. Pada waktu-waktu tertentu, baik saat liburan atau makan siang, ruang makan di tempat ini akan ramai. Orang-orang yang mengantri untuk membeli pempek dan suvenir umumnya akan menunggu daftar untuk beberapa waktu. Namun, karyawan dan vendor di sini cukup waspada dan cepat menanggapi pesanan kami. Jadi meskipun penuh, masih dalam batas wajar.

Jadi bagaimana caranya? Tertarik mencoba Pempek 123?

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *