Sikap Menyenangkan dalam Islam dan Nubuatnya

Seperti yang kami sebutkan dalam artikel sebelumnya, orang-orang tinggal sebagai makhluk sosial sehingga mereka harus menjaga hubungan baik satu sama lain atau dengan biaya minannas. Salah satu dari banyak hubungan sosial dalam hidup kita adalah persahabatan. Dalam Islam, teman-teman perlu ditangani secara efektif agar sesuai dengan tata krama yang diajarkan oleh Nabi Shalallahu alaihi wa sallam. Di bawah ini tercantum beberapa perilaku menyenangkan yang membuat Nabi sangat dicintai oleh para sahabatnya:

1. Bekerja bersama dengan orang percaya

Tingkat utama adalah bahwa kita harus dekat dengan teman-teman seiman. Perlu diingat bahwa teman dekat sebenarnya mempengaruhi karakter kita cepat atau lambat. Rasul sendiri menyarankan kita untuk berada di dekat orang-orang percaya.

Dari Abu Sa’id Al Khudri radhiyallahu ‘anhu, ia menyatakan bahwa Nabi Shallallahu’ alaihi wa sallam menyatakan, “Jangan berafiliasi dengan seorang mukmin. Jangan makan makanan Anda kecuali orang takut,” (HR. Abu Daud no 4832 dan Tirmidzi nomor 2395. Hadits ini mengatakan Syaikh Al Alba)

“Tidak adanya teman yang sangat baik dan tidak sehat adalah semacam parfum dan pandai besi. Seorang penjual wewangian mungkin akan memberi Anda aroma, atau Anda akan membeli aroma dari itu, dan jika tidak, Anda terus mendapatkan aroma dari itu. Sedangkan menjadi perokok, itu mungkin (bercahaya) pada pakaian Anda, dan bahkan ketika Anda tidak mendapatkan aroma asap yang tidak menyenangkan. “(HR. Bukhari 5534 dan Muslim 2628

2. Selalu katakan baik

Begitu kita berdiskusi dengan teman, kita harus selalu menggunakan frasa yang bagus. Berbicaralah dengan metode yang halus dan penuh kasih.

3. Gaun efektif

Sebagaimana Tuhan telah meminta kita untuk selalu menyimpan aura dalam Alquran.

Wahai Nabi, katakanlah kepada istrimu, putri-putrimu dan istrimu orang-orang beriman, “Biarkan mereka merentangkan cadar mereka di seluruh tubuh kita!” dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. [al-Ahzâb / 33: 59]

Jadi, begitu kita bergaul, kita juga perlu menjaga pakaian yang kita gunakan untuk menjaga perilaku yang baik dan alat kelamin yang ideal, terutama ketika di depan umum.

Syekh Bakr Abu Zaid rahimahullah mengatakan dalam buku al-Hilyah, “Perhiasan yang tampaknya menunjukkan kecenderungan. Orang-orang akan mengklasifikasikan Anda hanya dengan melihat pakaian Anda … Kemudian mengenakan pakaian yang menyenangkan Anda dan tidak menghina Anda, dan tidak membuat menyenangkan orang berbicara atau mengejek individu. “

4. Jangan meminimalkan diskusi

Ketika teman berbicara, maka jangan menguranginya. Mengiris ucapan seseorang adalah tindakan tidak hormat dan tidak menghormati orang lain.

Nabi berkata, “Ketika Anda mengatakan ‘diam’ kepada orang-orang sementara mereka berbicara, maka Anda mungkin membela diri Anda.” (SDM.

5. Jauhkan dari debat

Dalam upaya menjaga persahabatan yang baik, kita harus selalu menjauhkan diri dari perdebatan. Sekalipun kita tahu kita berada di sisi terbaik, kita harus selalu menjauhi itu.

“Oh, anakku, pergi mira saya” (senang, berdebat dengan skeptis dan oposisi), untuk keuntungan agak. Dan itu menimbulkan permusuhan di antara saudara-saudara. “

6. Sarankan satu sama lain

Pertemanan top-of-the-line yang sekarang kita tinggalkan sampai sekarang adalah untuk saling memberi semangat. Sama seperti Muslim yang baik, kita harus selalu mengingatkan dan mendorong satu sama lain. Konseling bisa menjadi perintah Allah SWT sebagaimana tercantum dalam Al-Qur’an,

“Kamu adalah orang-orang terhebat yang mendapati diri mereka lahir dari manusia, menamai orang yang saleh, dan paduan suara dari yang salah, dan membayangkan dalam Tuhan.” (QS. Ali Imron: 110)

7. Berikan satu sama lain item

Sensasi kasih sayang dalam persahabatan berubah menjadi sangat memukau ketika disertai dengan barang-barang. Tidak ada keinginan untuk memberikan hadiah bunga, namun hanya hadiah kecil yang bisa membuat seorang teman merasa puas.

8. Menjaga rahasia

Dalam pertemanan, jika suatu rahasia ditawarkan maka itu harus diselamatkan. Seperti yang dicontohkan oleh para sahabat.)

Ini adalah di antara persahabatan yang harus kita pertahankan dan ikuti. Ini adalah artikel singkat. Semoga teks ini akan menjadikan kita orang tertentu yang lebih besar dalam kehidupan sosial kita. Aamiin.

Sifat menyenangkan harus dimiliki oleh setiap umat Islam, Dengan itu islam selalu mengajarkan dalam hal ini. Namun untuk info lebih jelasnya bisa teman-teman lihat di situs duniapondok.com, sekian terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *