Sikap sopan santun dalam Islam dan buktinya

Salah satu dari banyak perilaku yang harus diidentifikasi oleh seorang Muslim adalah pergi ke toilet. Untuk beberapa individu, kebiasaan ketika pergi ke toilet atau di dalam toilet mungkin tidak penting, namun dalam Islam setiap gerakan memiliki pengaruh dan pedoman. Berikutnya adalah perilaku toilet yang biasanya terlupakan:

1. Berdoalah lebih awal daripada datang

Lain halnya dengan tindakan, ketika akan ke toilet meski sekarang kita harus belajar sholat.

“Penghalang antara pandangan jin dan genitalia orang adalah bahwa jika seseorang masuk toilet, maka dia mengatakan” bismillah “.

Dari Anas bin Malik, dia menyebutkan

“Nabi Shallallahu‘ alayhi wa sallam ketika datang ke kamar mandi, ia menyebutkan: Allahumma inni a’udzu minal khubutsi wal khobaits (Ya Tuhan, aku melindungimu dari setan wanita dan pria “

2. Letakkan kaki kiri terlebih dahulu

Rasul sebenarnya suka menempatkan yang tepat terlebih dahulu, namun ketika pergi ke toilet, kaki kiri lebih dulu.

Mengapa? Itu karena toilet adalah tempat yang kotor dan kami memasuki situasi yang kotor agar kaki kiri diprioritaskan yang melambangkan kotor. Sementara itu, ketika dia sampai di sini dari toilet, kita akan membersihkannya dengan melambangkan dengan kaki yang tepat terlebih dahulu.

“Nabi Shallallahu‘ alayhi wa sallam lebih suka menempatkan yang tepat pertama ketika membawa sandal, menyisir rambut, ketika memurnikan dan dalam setiap kasus (yang besar). “(HR. Bukhari no. 168 dan Muslim no. 268)

3. Jangan berlama-lama

Tentu saja salah satu godaan Iblis adalah berlama-lama di dalam toilet. Toilet adalah tempat Iblis sehingga Iblis sebenarnya suka menggoda orang untuk berlama-lama di rumahnya.

Dari Zaid bin Arqam radhiyallahu anhu, Nabi sallallaahu alayhi wa sallam menyebutkan, “Tentu saja kamar kecil ini dihadiri oleh Iblis. (HR. Ahmad 19807, Abu Daud 6, dan ditakdirkan Syuaib al-Arnauth).

4. Jangan menghadap atau lagi ke kiblat

Saat buang air besar di toilet, tidak harus siap berurusan dengan atau memperbaiki kiblat. Dari Abu Ayyub Al Anshori, Nabi Shallallahu ‘alayhi wa sallam menyebutkan,

“Jika kamu pergi ke kamar mandi, maka jangan kamu menghadap kiblat dan berpaling darinya. Meskipun demikian, menghadap ke timur atau barat.” Abu Ayyub menyebutkan, “Kami dulu tinggal di Syam. Kami menemukan kakus kami dibangun berurusan dengan Kiblat. Selain itu kami memodifikasi rute tempat dan kami mohon pengampunan dari Allah Ta’ala.

5. Jangan bermain-main dengan tangan kanan Anda

Dalam Islam, tangan yang dulu digunakan adalah tangan kiri. Tangan yang pas digunakan untuk tindakan memakan dan berbeda. Dari Abu Qotadah, Rasulullah (saw) menyatakan,

“Jika ada yang mau minum, biarkan dia menarik napas panjang.” Jika ia menghilangkan keinginannya, ia seharusnya tidak memelihara alat kelaminnya bersama-sama dengan tangan kanannya. Biarkan dia tidak berpakaian bersama dengan tangan kanannya. “(HR. Bukhari no. 153 dan Muslim no. 267)

6. Diam

Sedangkan di dalam toilet, seorang Muslim harus tetap diam, belum lagi bernyanyi. Bahkan ketika seseorang menyapa kita, kita harus tetap menjaga. Dari Ibn ‘Umar radhiyallahu’ anhuma, ia menyatakan,

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *